Ratiichan Blog, Selamat Datang Silahkan tunggu... Budaya Jepang
English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Apr 15, 2011

Pembuatan Sketsa Manga dengan Pensil (oleh Ratih Widi Prabawani)

Jepang sangat terkenal dengan pembuatan Manga, tidak sedikit orang Indonesia yang ingin belajar mengambar Manga Jepang. Sebelumnya mari kita ketahui sedikit mengenai manga, sejarahnya di Indonesia, dan teknik penggambaran Manga.

Pengertian Manga
Manga/komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Gambar dalam hal ini, menggambar sebuah karakter kartun (karakter bisa merupakan seseorang, binatang, tumbuhan ataupun suatu objek benda mati) (Jamaludin, 2008: 2). Menurut pendapat lain, manga adalah komik khas Jepang yang ditujukan untuk beragam usia (Ahmanda, 2009: 61). Ada 5 pembagian manga berdasarkan usia dan jenisnya, yaitu:  Josei (atau redikomi), Seinen, Kodomo, Shōjo, dan Shōnen. Josei adalah manga yang dapat dibaca perempuan dewasa, Seinen untuk laki-laki dewasa, Kodomo merupakan manga untuk anak-anak, Shōjo untuk remaja perempuan dan Shōnen untuk remaja laki-laki. Tidak hanya sekedar gambar, manga Jepang biasanya mengangkat cerita di kehidupan sehari-hari dan mengandung sebuah nilai.

Sejarah Manga di Indonesia
Manga masuk ke Indonesia sejak era 80-an dan disambut baik khususnya para remaja. Aliran cerita dan gambar yang menarik, membuat para remaja Indonesia juga mendalami seni menggambar manga. Selain itu, manga Jepang sejak era
80-an mulai menggeser komik buatan Amerika dan sampai sekarang mencekik komik Indonesia. Hal ini disebabkan ketakukan penerbit akan tidak lakunya komik Indonesia. Sebaliknya komik Indonesia malah dirasa asing lantaran ada kevakuman dalam dunia komik yang, menurut Gerdi, mulai terjadi sejak pertengahan tahun 1970-an. Serbuan komik Jepang memang harus diakui. Faktor yang membuat komik Jepang membanjir karena penerbit lebih memilih komik itu daripada membeli karya komikus lokal. Untuk menerbitkan komik luar, mereka cukup membeli lisence saja daripada membeli master (Permanasari, 2007:3). Komik-komik impor, terutama dari Jepang, menyedot minat membaca anak-anak muda dan mempengaruhi selera mereka (Hir, 2004:1). Hal ini menunjukan fungsi bahwa budaya Jepang yaitu manga, telah menjadi populer sampai ke negara Pancasila, Indonesia. Karenanya, banyak remaja Indonesia yang terinspirasi dan belajar membuat manga. Tokoh serta karakternyapun terkadang berbau Jepang. Bahkan, ada penerbit yang menginginkan agar komik yang diterima hendaknya bergaya Jepang. Nama sang penulisnya pun harus dirubah agar bergaya Jepang (Hir, 2004:1).

Genre Manga
Manga berdasarkan ceritanya dibagi menjadi 2, yaitu manga fiksi dan manga non fiksi. Di Jepang manga/komik nonfiksi cukup lazim. Khususnya untuk keperluan pendidikan. Dari pendidikan manajemen, sejarah, hingga politik, bisa dicakup oleh komik--yang kadang jadi bacaan teks bagi para mahasiswa di sana (Darmawa, 2007:3). Dari jenisnya (Genre) kita dapat membedakan manga/komik menjadi: Komik Superhero (Komik Pahlawan super), Komik Cow boy, Komik Romance (Komik Romantis), Komik Horror, Komik Adventure (Komik Petualangan), Komik Criminal, Komik Comedy (Komik Humor, jenaka), Komik Underground, Komik Action (Komik Aksi), Komik Budaya, Komik Science Fiction (Komik Fiksi Ilmiah), dan Komik Cerita Detektif (Masdiono, 1998:5).

Sketsa Manga
Sebelum menjadi sebuah manga, tentu diperlukan kerangka dalam membuatnya. Kerangka dalam membuat manga disebut sketsa. Sebuah manga tanpa sketsa bagaikan sebuah tubuh tanpa tulang. Manga yang baik digambar secara bertahap, dengan tahap awal yaitu sketsa itu sendiri.

Pensil Sebagai Alat Manual
Tentu ketika membuat sketsa manga, diperlukan alat dan bahan yang mendukung. Umumnya pembuatan manga menggunakan alat-alat dan bahan manual. Alat manual yang paling mudah didapatkan adalah pensil. Selain murah, pensil sangat berguna dalam proses awal penggambaran manga yang akan dituangkan dalam manuscript paper atau kertas naskah). Beberapa peralatan seperti pena (g-pen, maru-pen, drawing pen, rotring), fude pen dan mckee pen,  screentone (screentone burnisher), tinta putih, tinta, kuas (www.otakufield.com, diakses 6 April 2011, 17:26 WIB ) adalah alat-alat penyempurnaan dalam pembuatan manga. Dari alat-alat tersebut ada beberapa yang cukup mengocek kantong karena harganya dan atau alat manual asli yang hanya diproduksi oleh negara Jepang. Oleh karena itu, pensil adalah jawaban yang tepat ketika kita tidak memiliki alat manual lain yang tidak mudah didapatkan.

Jenis-jenis pensil pun cukup beragram. Dalam dunia modern, pembuatan manga terdapat 2 jenis pensil yang digunakan, yaitu pensil kayu dan pensil mekanik. Isi dari pensil kayu terdiri bisa berupa granit, isi plastik, atau arang (Wang , 1997:12). Isi pensil kayu tersebut bisa dibedakan lagi menjadi beberapa macam berdasarkan ketebalan dan keras atau lunaknya isi pensil. Berikut adalah urutan dari isi pensil yang keras-sedang-paling lunak: 6H, 2H, H, F, HB, B, 2B, 3B, 4B, 5B, 6B. Semakin lunaknya isi pensil, semakin baik untuk menggambar sebuah sketsa karena lebih tebal dan lebih mudah dalam mengatur besar garisnya.

Teknik Pembuatan Sketsa
Ketika pensil dan penghapus sudah siap sebagai peralatan menggambar sketsa manga, teknik dasar dalam pembuatan sangat menentukan kesempurnaan akhir 
Dalam memegang pensilpun diperlukan sedikit keluwesan. Untuk membuat sktesa, pegang pensil lebih longgar sehingga kendali lebih baik; lebih mudah memainkan pensil. Sedangkan teknik dengan menggunakan banyak jari adalah teknik memegang pensil yang cocok untuk merinci gambar. Sketsa manga umumnya mempunyai 1 dasar yang penting yaitu membuat kerangka yang telah diimajinasikan lalu menghubungkan satu titik ke titik yang lain dengan perbandingan gambar yang benar. Misalnya ketika kita ingin menggambar seseorang, kita perlu mengetahui berapakah perbandingan gambar kepala dengan tubuh atau tangan dengan kaki. Berhubungan dengan fungsi sketsa yang mengatur perbandingan itu sendiri, gambar kita tentu akan menjadi sempurna ketika mengikutinya.  
Dengan perbandingan seperti pada gambar, kita bisa meletakkan mata, telinga, hidung, mulut secara tepat.  Ketika perbandingan gambar menjadi kunci, sebuah manga dapat mulai terbentuk. Teknik menggunakan pensil juga perlu diperhatikan. Guratan pensil untuk membuat sketsa janganlah terlalu tebal agar mudah dihapus untuk penyempuranaan penyuntingan.


Daftar Pustaka
Ahmanda, Kharizma. 2009.10 Kiprah Pop Culture Jepang di Indonesia. Jakarta:  
            The Japan Foundation.

Darmawan, Hikmat. 24 Juni 2007. Komik dan Kenyataan.  Jakarta: Koran Tempo
            Minggu.

Hir. 21 Juli 2004. Tantangan Para Komikus Untuk Hasilkan Komik Lokal. 
Jakarta: Harian Republika.

Http://www.otaku-field.com/alat-menggambar-manga, diakses 6 April 2011,
pukul 17:26 WIB.

Jamaludin, Amal. 2008. Komik. Skripsi: Program Studi Desain Komunikasi.
Visual Fakultas Bahasa dan Seni UNINDRA PGRI Jakarta.

Masdiono, Toni. 1998. 14 Jurus Membuat Komik. Jakarta: Creativ Media.
Permanasari, Indira. 11 Juli 2007. Kisah Para Empu Komik (bagian 2).
Jakarta: Harian Kompas.




-----------------------------------------------------------------------------------------------------------dan bagi teman-teman yang ingin belajar membuat manga, saya mendapatkan tutorialnya di web ini: http://myplanetismusic99.blogspot.com/ silahkan berkunjung untuk lebih jelasnya.



Langkah-langkahnya sebagai berikut:


 CONTOH 1:
1. Buat kotak dan garis yang berbeda arah
2. Buat alis dan mata di garis mata seperti pada gambar. 

3. Kemudian, tambahkan telinga, hiung, dan bagian paling atas dari kepala. 
4. Kemudian tambahkan lagi bagian dari kepala dan beri sedikit garis untuk rambutnya. \
5. Tambahkan lagi bulatan pada mata dan tebalkan lagi garis untuk rambutnya.
6. Terakhir lengkapi/tebalkan rambut dan bagian pada kepala. Kemudian hapus garis yang berlawanan.

CONTOH 2:
1. Pertama buat lingkaran dan 2 garis berlawanan. 
2. Tambahkan lagi garis seperti pada di gambar.
3. Beri lengkungan untuk dagu dan tambahkan leher.
4. Beri ornament seperti mata, mulut, hidung dan rambut boleh ditambah aksesoris lainnya.
5. Terakhirnya, hapus garis-garis kemudian lengkapi gambar dengan menambahkan baju/ornament sesuka hati.


CONTOH 3:

















Bagi kalian kalian penggemar, cartoon "Naruto", berikut ada contoh bagaiman cara menggambar salah satu karakter dari naruto yaitu "Uchiha Itachi". 

Apr 8, 2011

Bagaimanakah sistem pendidikan di Jepang?

Sama seperti di Indonesia, sistem pendidikan di Jepang mencangkup sistem 6-3-3-4 yaitu sebagai berikut:

1. Enam Tahun Sekolah Dasar
2. Tiga Tahun Sekolah Menengah Pertama
3. Tiga Tahun Sekolah Menengah Atas
4. Dan  4 tahun rata-rata masa di perguruan tinggi

Ada yang lagi sama lagi, di Jepang juga wajib belajar 9 tahun seperti di negara kita, namun bedanya 9 tahun belajar disana benar-benar “wajib”. Oleh karena itu hampir 100%  penduduk Jepang tidak buta huruf. Peresentasi buta huruf (Buku Bahasa Jepang Sehari-hari, hlm 153) sebesar 0.7% saja.

Delapanpuluh tujuh persen dari lulusan SMP  melanjutkan ke SMA, persentase itu semakin meningkat tiap tahunnya, khususnya di wilayah perkotaan. Sebesar 30% dari SMA akan melanjutkan ke perguruan tinggi, sebelumnya mereka mengikuti ujian yang cukup sulit untuk memasuki dunia perkuliahan.

Menyusul setelah Amerika Serikat, Jepang menduduki urutan kedua dalam banyaknya universitas. Sebanyak 890 universitas di Jepang (pada tahun 1973) diantaranya 180 universitas negeri dan sisanya universitas swasta. Meskipun demikian, mahasiswa Jepang banyak yang memilih universitas “bergengsi” dibandingkan perguruan tinggi lainnya, sehingga timbul persaingan dalam ujian masuk perguruan tinggi. Tak jarang murid yang menunggu satu atau dua tahun untuk mendapatkan kursi perguruan tinggi yang “bergengsi”.  Setelah menamatkan S1, mereka dapat melanjutkan ke pendidikan master (S2) selama 2 tahun, atau melanjutkan pendidikan doktoral (S3) selama 3 tahun. (RC)

Apr 6, 2011

Kappa Jepang? Hewan, siluman, atau.... ?

Hah, akhirnya bisa mulai memosting lagi semenjak vakum 1 bulan-an meninggalkan Blog Budaya Jepang ini. Kali ini kita akan bersama-sama membahas tentang Kappa, sejenis suijin [makhluk legenda yang tinggal di kawasan air] yang juga dikenal dengan banyak sebutan seperti Kawako, Kawataro, Gataro, Enkou atau Kawaranbe (dalam majalah Animonster-108,hlm. 72).

Ciri-ciri Kappa:
1. makhluk dengan wajah seperti monyet
2. Berparuh seperti bebek
3. Badan seperti kura-kura
4. Kepalanya botak dibagian atas membentuk sebuah rongga
5. Telapak kaki tangannya berselaput
6. Tubuhnya berbau ikan!


Pertanyaan-pertanyaan seputar Kappa:

Apakah kappa ada?
Menurut legenda orang Jepang, ya, ada.

Saya dengar, ada kegunaan dari kepalanya yang botak itu? Apaaa???
Hahahaha, itu semacam rongga yang berisi cairan, yang menjadi sumber kekuatan kappa.

Oh. Apakah kappa baik?
Kappa bisa baik dan bisa jahat.

Eh, maksudnya?
Sebagai karakter antagonis, asal tau saja kalo kappa memangsa manusia.
Sebagai karakter protagonis... hmm... kappa punya etika dan tata krama. Konon kappa katanya memakai bahasa jepang. Bila seorang manusia menyapa kappa dengan membungkukkan badan, maka kappa akan membalasnya serupa. Sehingga tumpahlah cairan yang menjadi kekuatan kappa dan hilanglah kekuatanya.

Menurutku, itu bukan sikap yang protagonis. Atau.. ada contoh yang lain?
Oke untuk yang protagonis lainnya seperti membantu petani mengairi sawah dan ia juga pintar menyembuhkan patah tulang. Kappa benar-benar seperti orang Jepang, ia tidak suka ikar janji.

Jadi, kappa suka menolong orang lain?
Begitulah. Maksudku... menolong orang lain yang juga baik padanya saja. Kita bisa mengiming-imingi kappa dengan makanan kesukaannya, yaitu ketimun.

Sepertinya enak ya berteman dengan kappa...
Karena ditakuti sekaligus disukai manusia, banyak kuil-kuil Shinto yang dibuat untuk menyembah kappa.

Ya sudah sayapulang dulu, terimakasih infonya mas... arigatou gozaimasu (menunduk)
oke, douitashimashite (menunduk juga). Eh, cairan kepalaku tumpah!

ah? (''0.0)/~ 

Mar 14, 2011

Misteri Angka 4/Lantai 4 di Jepang

Lho... memangnya kenapa dengan angka 4 ya? Bukannya itu nilai matematika saya? (hohohoho) Bukaaaan~
Di Jepang, “angka 4” bahasa jepangnya bisa yon/shi. Namun kenapa lebih sering disebut “yon” daripada “shi”? Karena “shi” dalam bahasa Jepang berasal dari kata “shinu” yang bermakna ‘mati’. Oleh karena itu, kalau kita pergi ke rumah sakit atau berkunjung ke gedung-gedung di Jepang, kita tidak akan menemui lantai 4. Orang Jepang percaya lantai 4 kurang baik. Seperti di Indonesia sendiri, kebanyakan percaya bahwa lantai 13 mengandung kemistisan dan misteri. Menarik, bukan? Biasanya lantai 4 di rumah sakit akan diganti dengan apotek, bukan untuk kamar pasien dan lantai 4 di gedung perkantoran akan diganti dengan ruang fotokopi.
Waktu itu saya pernah ke hotel yang ada di Indonesia, dan mengecek nomer lantai yang tertera pada lift. Benar saja, saya tidak menemukan tombol yang menuju lantai 4 dan 13. Sejenak saya jadi heran sekaligus tenang. Kalau tiba-tiba ada lantai 13, bisa bergidik saya. Teman di kaskus juga bilang, ketika dia pergi ke mall dan menuju lift, ia menemukan hal yang sama dengan saya. Untuk gedung tinggi, lantai 4 dan 13 pasti ada, namun biasanya nomor 4 dan 13 diganti dengan angka lain. Misalnya 1, 2, 3, 3A, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 12A, dst... Untuk yang di Jepang, saya akan mencari tau. Tapi karena berita ini dari Jepang, kemungkinan besar disana nomor 4 “shi” tidak dipakai untuk penggunaan nama lantai pada gedung. Apakah di mall yang pernah teman-teman kunjungi ada lantai 4 dan 13nya? Hmm... Sampai jumpa di posting selanjutnya, semoga informasi ini bermanfaat.

Mar 13, 2011

Mengenal Hantu-Hantu di Jepang


Sudah tau kalo di Jepang hantunya lebih serem dan lebih banyak ketimbang di Indonesia? Orang Jepang percaya ada 8 juta Tuhan yang ada di surga dan bumi, di gunung dan di dalam air, di pohon dan batu, di rumah dan kandang, di lantai dapur bahkan juga toilet.




Keunikan ini membawa penulis ingin mengetahui jenis hantu dan “Tuhan” yang bagaimana yang dipercayai orang Jepang. Setelah mencari di perpustakan kampus, ketemu buku judulnya: Japanese Ghosts & Demons yang di edit oleh Stephen Addiss. Tapi gambar-gambar disini saya cari lewat mesin pencari.  Agak takut juga liat isi bukunya (jujur) yang kebanyakan gambar, karena memang hantu-hantu Jepang lebih serem dari kuntilanak dan kawan-kawan. Tapi ketakutan itu meluluhkan keingintahuan saya sebagai mahasiswa belasan tahun. Hehe. Ternyata ada juga jenis permainan yang memanggil arwah yang ketika di Indonesia kita sebut jalangkung. Hanya saja yang satu ini memanggil Hyakki Yakou, dan nama permainannya disebut hyaku monogatari (permainana ini sering digunakan di jamn Edo). Untuk bermain Hyaku Monogatari, akan penulis blog bahas pada post selanjutnya. 

Hantu Perempuan
Hyakki Youko
Kohada Koheiji
Oiwa
Oyuki                                                                             
Ghost Skeleton
Fuwa Bansaku
The Greedy Hag
The nightly Weeping Rock
Okiku
Bancho Sarayashiki
Snake Mountain

Hantu Laki-laki
Nikki Danjou
Sakura Sougorou
Hotta Kouzuke

Sennin
Toad
Gama and Tekkai
Choukaro on the white mule
Kinko riding a carp
Kume and Washerwoman
Kumethe transcendent
Iga Shikibunojou Mitsumune
Ariwara no Narihira as Seigen
Matahachi and Kikuno
Sakura Sougorou Haunting Hotta Kouzuke
Shouki
Oni

Lainnya...
Tengu, Goblin  Gunung
Tanuki
Serpents
Dragon
Kiyohime and the moon
Tamichi as a great snake
Plover Step
Bird in a cage and Flying High
Priest Raigou transformed into a rat
Toukaidou Road
Earth Spider, utagawa yoshitsuya

(gambar-gambar menyusul)

Mar 3, 2011

Part B (23-45)!!!!! Ini dia! Empat Puluh Lima buah PEPATAH Jepang (Pepatah-pepatah Jepang)

Sama seperti di Indonesia dan Inggris, Jepang pun punya pepatah-pepatah kuno yang sering diucapkan lho. Pepatah di Jepang disebut ‘KOTOWAZA’. Ada beberapa pepatah yang rada-rada mirip sama pepatah milik Indo. Terlepas dari unsur plagiat- non plagiat saya mau kasih info kalo cerita rakyat Jepang ada yang mirip dengan cerita rakyat Indonesia. Misalnya nih, Momotaro vs. Kebo Ijo. Setelah dibahas di forum perkuliahan, sensei *nitnit* bilang kalo  itu bukan penjiplakan dari pihak manapun. Bisa saja pada masa yang sama memunculkan kebudayaan yang sama, meskipun di tempat yang berbeda. Pepatah-pepatah Jepang ini sering ditemukan pada buku-buku cerita :D Semoga bermanfaat yaa! Ini lah pepatah jepang part B (23-45)

·         Inu mo arukeba, bou ni ataru
犬も歩けば、棒にあたる。
maksudnya: Orang yang tidak pandai pun, asal ia rajin, suatu waktu pasti dapat menghasilkan apa yang ia inginkan.

·         Ryouyaku wa kuchi ni nigashi
良薬は口に苦し。
maksudnya: Bak obat yang mujarab pahit bagi mulut, nasehat-nasehat yang baik pun tentu ada pahitnya.

·         Muri ga toureba, dori hikkomu
無理が東レ場、鳥引っ込む。
maksudnya: Bila di dalam masyarakat yang tidak benar dapat berjalan, yang benar akan menjadi tidak dapat berjalan.

·         Yo no naka ni aru to omou na oya to kane
世の中にあると思うな親と金。
maksudnya: Di dalam hidup Anda, anggaplah tidak ada orangtua dan harta. Jangan bergantung pada orangtua dan harta.

·         Kirei na hana ni wa toge ga aru
きれいな花にはとげがある。
maksudnya: Bak bunga yang cantik ada durinya, kita harus berhati-hati terhadap sesuatu yang kelihatannya manis, tetapi suka ada keburukannya.

·         Nuka ni kugi
ぬかにくぐ。
maksudnya: seperti memaku di dedak, tak ada gunanya kita melakukan sesuatu yang sia-sia.

·         Chiri mo tsumoreba yama to naru
地理も積もれば山となる。
maksudnya: Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.

·         Kouin ya no gotoshi
行員や野如し。
maksudnya: Waktu berjalan cepat bak anak panah lepas dari busurnya.

·         Kane no kireme ga en no kireme
金の切れ目が円の切れ目。
arti:  uang habis, hubungan putus.
maksudnya:  janganlah kita mencari kawan berdasarkan uang semata-mata.

·         Isha no fuyoujou
医者の不養生。
arti: Seorang dokter biasanya tidak menjaga kesehatannya sendiri.
maksudnya: Seseorang yang suka menganjurkan orang lain melakukan sesuatu, tettapi sebaliknya ia sendiri tidak melakakukannya.

·         Kiji mo nakazuba utaremai
記事もなかずば打たれまい。
arti:
maksudnya: Anda tidak akan mendapat bencana apabila anda tidak bertingkah.
·         Hito no uwasa mo nanajuugonichi
人のうわさも七十五日。
arti:
maksudnya: Biarkanlah orang menggosipkan kita, karena itu tak akan berlangsung lama.

·         Nou aru taka wa tsume o kakusu
脳ある高はつめを隠す。
arti: Burung rajawali tidak akan menunjukan kukunya.
maksudnya: Orang yang pandai biasanya tidak akan memamerkan kepandaiannya.

·         Kenzen naru seishin wa kenzen naru shintai ni yadoru
健全なる精神は健全なる死体に宿る。
maksudnya: Bila badan kita sehat, jiwa kitapun akan menjadi sehat.

·         Sumeba miyako
すめば三養基。
maksudnya: ditempat mana saja kita akan senang, bila ita sudah betah.

·         Gou ni ireba gou ni shitagae
号にいれば号に従え。
arti:
maksudnya: Masuk ke dalam kandang kambing mengembik, masuk ke dalam kandang kerbau menguak.

·         Toramu tanuki no kawazanyou
トラム狸の皮算用。
maksudnya: Belum beranak sudah ditimang

·         Mi kara deta sabi
身から出たさび。
maksudnya: Siapa yang berbuat ia sendiri yang akan menanggung akibatnya.

·         Fukusuibon ni kaerazu
腹水本に帰らず。
arti: Nasi sudah menjadi bubur.
maksudnya: sudah telanjur dan tidak bisa diperbaiki lagi.

·         Honeori zon no kutabire mouke
骨折り損のくたびれもうけ。
maksudnya: Pisang ditanam tak berjantung

·         Raku areba ku ari
楽あっれば苦あり。
arti: Ada rotan ada duri.


·         Korabanu saki no tsue
こらばぬさきのつえ。
arti:  Sedia payung sebelum hujan.
maksudnya: Berjaga-jagalah selalu.

·         Keru no ko wa kaeru
けるの個はかえる。
arti: Air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga.
maksudnya: sifat anak tidak jauh dari orangtua/orang terdekatnya

Ini dia! Empat Puluh Lima buah PEPATAH Jepang (Pepatah-pepatah Jepang) Part A (1-22)

Sama seperti di Indonesia dan Inggris, Jepang pun punya pepatah-pepatah kuno yang sering diucapkan lho. Pepatah di Jepang disebut ‘KOTOWAZA’ Ada beberapa pepatah yang rada-rada mirip sama pepatah milik Indo. Terlepas dari unsur plagiat- non plagiat saya mau kasih info kalo cerita rakyat Jepang ada yang mirip dengan cerita rakyat Indonesia. Misalnya nih, Momotaro vs. Kebo Ijo. Setelah dibahas di forum perkuliahan, sensei *nitnit* bilang kalo  itu bukan penjiplakan dari pihak manapun. Bisa saja pada masa yang sama memunculkan kebudayaan yang sama, meskipun di tempat yang berbeda. Pepatah-pepatah Jepang ini sering ditemukan pada buku-buku cerita :D Semoga bermanfaat yaa! Nantikan Part B-nya yaaaa! ^^
                                                                             
·         Ruri mo hari mo teraseba hikaru
るりもはりもてらせばひかる。
maksudnya: Walau berbeda dari yang lain, tapi  bila memiliki sifat yang baik akan tetap bersinar.

·         Dai wa shou o kaneru
だいはしょうをかねる。
maksudnya: yang besar dapat dipergunakan untuk keperluan yang kecil.

·         Abata mo ekubo
あばらもえくぼ。
            maksudnya:  Ketika kita mencintai seseorang, orang jelek pun kelihatannya menjadi cantik/tampan.

·         Isogaba maware
急がば回れん。
Maksudnya:  Biar lambat asal selamat.

·         Nodo moto sugireba atsusa wasureru
のどもとすぎればあつさわすれる。
maksudnya: meminta bantuan orang lain ketika susah saja, bila kesusahan itu lewat maka ia akan lupa budi dan kesusahan yang pernah ia alami.

·         Jikan wa jibun ga tsukuru mono
じかんはじぶんがつくるもの。
arti: Waktu kita sendiri yang mengaturnya
maksudnya: Kita dapat hidup lebih panjang apabila  kita dapat mengatur waktu lebih baik.

·         Kyuushi ni issho o eru
きゅうしにいっしょをえる。
maksudnya:  dapat meloloskan diri dari ujung tanduk.

·         Oite wa ko ni shitagae
おいてはこにしたがえ.
maksudnya: Bila Anda sudah tua, turutilah kata-kata anak Anda.

·         Mizu kiyoku shite ou sumazu

      みずきよくしておうすまず。
maksudnya: Apabila Ada terlalu bersih, sebaliknya  maka Anda akan dijauhi orang.


·         Mago ni mo ishou
まごにもおいしう。
maksudnya: Barang yang tidak berharga apabila didandani akan tampak seperti barang berharga.

·         Koketsu ni irazumba koji o ezu
こけつにいらずんばこじをえず。
maksudnya: Kita tidak akan memperoleh apa yang kita inginkan apabila kita tidak berani menempuh bahayanya.

·         Bouzu nikukerya, kesa made nikui
坊主にくけりゃ、けさまでにくい。
maksudnya: Bila kita membenci seseorang atau sesuatu, kita akan membenci pula segala sesuatu yang  berhubungan dengannya.

·         Jigoku no sata mo kane shidai
地獄のさたもかねしだい。
maksudnya: Di dunia ini segala sesuatu diatur asal ada uang.

·         Suzume hyaku made odori wasureru
すずめはやくまでおどりわすれる。
maksudnya: Sifat seseorang sukar di rubah.

·         Uma no mimi ni nenbutsu
うまのももにねんぶつ。
maksudnya: Masuk dari telinga kanan, keluar dari telinga kiri.

·         Se ni hara wa kaerarenu
せにはらわかえられぬ。
maksudnya: Kita harus memilih salah satu yang terpenting dan mengorabankan yang lain.

·         Sawaranu kami ni tatarinashi
さわらぬかみにたたりなし。
maksudnya: Jauhkanlah dirimu dari sesuatu yang berbahaya. Anda tidak akan tertimpa bahaya apabila menjauhinya.

·         Deru kui wa utareru
でるくいわうたれる。
maksudnya: Orang yang terlalu bertingkah akan dicela orang.

·         Nana korobi yaoki
ななころびやおき。
maksudnya: Janganlah Anda patah semangat bila Anda mengalami berulang kali kegagalan, tabahlah hingga Anda berhasil.

·         Jigoku gokuraku wa kokoro ni ari
地獄極楽は心にあり。
maksudnya: Suka atau duka tergantung diri Anda, maka berusahalah agar berbahagia dalam keadaan apapun.

·         Suru mono wa hibi ni utoshi
するものは日々に疎し。
maksudnya: Kita akan melupakan orang yang telah jauh dari kita, biarpun ia pernah akrab dengan kita.

·         Warau mon ni wa fuku kitaru
笑う門には吹く来る。
maksudnya: Tersenyumlah selalu, suatu ketika kebahagiaan pasti datang kepada Anda.



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCpenney Printable Coupons